Rabu, 23 Maret 2016

macam-macamnya


Sepeda Cross-country race.Apabila anda pecinta off road dan ingin melewati medan dengan jarak ber mil-mil secepat mungkin , dengan menggunakan travel 3 hingga 4 inch (8 hingga 10 cm), terkadang menghadapi medan curam , dan berat badan bertumpu agak kedepan saat berkendara , sepeda cross country akan bekerja cukup baik buat anda pada track sedang , mudah dikendalikan , dan kita akan menggowesnya secepat malaikat pencabut nyawa(wicak).
Sepeda Cross-country trail. Sepeda Cross-country trail adalah sarana berkendara yang cukup baik untuk menghadapi berbagai karakteristik jalur semi extreem. Mereka mealui tanjakan cukup baik dan mengatasi berbagai medan dengan kenyamanan serta efisiensi sangat tinggi . Dengan menggunakan travel antara 4 hingga 5 inch (10 sampai 13 cm ); 5 inch telah menjadi standard. apapbila anda ingin menikmati berbagai variasi berkendara , pakailah speda jenis ini (wicak) .
Sepeda All-mountain. Apabila anda akan menaklukkan tebing sebuah pegunungan ,kemudian menghadapi jalur menurun cukup ekstrim , gunakan sepeda jenis ini. Bandingkan dengan geometri sebuah trail bike, sepeda aal mountain lebih nyaman dalan geometri dan dengan posisi berat badan agak kebelakang akan memberikan stabilitas jauh lebih besar pada medan curam dan kasar. Travel yang digunakan sekitar 6 inchi. sepeda all mountain dapat mengatasi berbagai perkerjaan ringan , dan mereka benar-benar sangat unggul dipakai pada berbagai medan terjal yang alami . berkerja sangat baik untuk para Down hiller dan freerider  yang ingin menaklukkan berbagai jalur (wicak).
Sepeda Freeride . untuk para pengedara sepeda yang lebih ekstrim , dengan travel lebih serta kwalifikasi  durabilitas untuk heavy-duty yang cukup baik untuk berbagai medan liar dan pendaratan pada medan kasar. Tepatnya dengan kecepatan rendah akan membantu anda untuk mengatasi berbagai tikungan tajan dan jalur cukup sempit.Travel dimulai pada 6 inchi (15 cm) dan akan berada diatasnya setela itu. Beberapa pengendara sepeda Freeride biasanga menggunakan   dual front rings jadi hanya pedaling dari pada sekedar penekanan , untuk mencapai puncak (wicak).
Sepeda Downhill . para pembalap Downhill sangat menyukai ini , bagaikan mengalir menuruni lembah terkadang melewati jalur terjal . Mereka sangat sempurna untuk pengendara yang menyukai kecepatan bukan kekerasan dan jumping mendaran menggunakan ban belakang bukan pendaratan datar.Tentusaja memerlukan sebuah sprint untuk melompati sebuah gap , akan tetapi kita harus berfikir dua kali untuk mengatasi tanjakan sepanjang 10 mil (16 km).frame yang kekar dengan 7 inchi atau lebih (18+ cm) dari travel untuk mengatasi kecepatan dengan baik dan dapat bertahan hingga masuk podium , akan tetapi mereka kurang bisa bertahan cukup baik untuk track yang dibangun utnk freeride, masalahnya orang kurang paham untuk membedakan sepeda freeride dan down hill  (wicak).
Dirt-jump hardtails. Dirt-jump hardtails—yang merupakan sepupu dari  XC hardtails—yang didesaain jauh lebih kekar dan bandel,dan  mereka memiliki travel lebih kedepan bila dibandingkan dengan  XC hardtails. Inilah sepeda yang khusus diciptakan untuk para dirt-jump varmints, urban cowboys,  bikercross racer murni, dan para pump tracker.Untuk beberapa pengendara perkotaan , yang biasanya memiliki kendala dalam budged , sebuah  dirt-jump hardtail hadir dengan harga yang cukup terjangkau , dan cukup serba guna bila dibandingkan dengan sepeda lainnya(wicak).

Tidak ada komentar:

Posting Komentar